Ayok ke PRSU ! Stan Pemkab Samosir, Promosikan Produk Unggulan “Wine Mangga” yang Sudah Mendunia

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:24 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan,–

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir ikut memeriahkan ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) yang ke-50. Pemkab Samosir mempromosikan produk unggulan yang sudah mendunia “Wine Mangga”, yang berasal dari kampung (huta) Silimalombu Samosir. Bahkan, rasanya dikabarkan sudah diakui dunia dan sudah sampai di negara Jerman.

“Ya…, Wine Mangga ini sudah sampai ke negara Jerman, tapi di produksi di kampung Silimalombu, berkisar 12 Km dari Tomok Samosir,” kata Lambok Sigalingging menjawab Media saat ditemui di stand Pemkab Samosir, Rabu (8/7/2026) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan, pemilik yang bernama Ratna Gultom adalah warga kampung asli dari Kabupaten Samosir. Sejak nikah dengan Thomas asal negara Jerman, Ratna pun mulai membuka usaha kecil-kecilan.

Ratna dan suaminya memanfaatkan buah mangga yang tak layak jual, untuk berbagai produk bernilai jual. Misalnya saja hand sanitizer.

“Sebenarnya turunan dari mangga, mereka menggunakan hasil alam, apa aja yang tumbuh di sekeliling rumahnya, ada mangga, ada kemiri, ada kelapa, ada sirsa,” kata Lambok Sigalingging didampingi Srik Hutabarat dan Yunani Simarmata.

Lebih jauh kata Sigalingging, Produk Wine Mangga ini mereka temui dari alam. “Jadi, suaminya Thomas bertemu di Desa Silimalombu Samosir, bukan di Jerman. Sementara Ratna Gultom anak kesebelas dari dua belas bersaudara,” jelas Sigalingging.

Srik Hutabarat juga menjelaskan, proses pembuatan Wine Mangga sudah berjalan sejak tahun 2014 dan kini usaha mereka sudah berjalan selama 12 tahun.

“Jadi, suami Ratna Gultom yang membawa produk Wine Mangga itu ke Jerman, sehingga sudah mendunia, rasanya juga sudah diakui, rasanya ada 2 jenis, manis dan sedikit pahit,” tambahnya.

Dengan kurun waktu yang sudah 12 tahun lamanya, artinya, mereka banyak mengalami kegagalan saat memulai usaha tersebut. Lama-kelamaan, mereka mendapatkan rumus yang tepat pada setiap produk mereka. “Ada proses yang panjang, sehingga menghasilkan seperti yang sekarang, Wine Mangga hasil fermentasi berbahan dasar mangga,” tambahnya.

Dijelaskan, sampai dimasukkan ke dalam botol dimasak agar tidak ada bakteri yang masuk dan tahan lama.

Setelah fermentasi, Mangga dicampur dengan ragi dan ditunggu sampai tiga bulan barulah panen. “Setelah disaring tentu ada yang tinggal sedimennya. Sedimennya itulah yang destilasi menjadi hand sanitizer,” jelasnya.

Dan sesudah hand sanitizer, lanjut Srik, ada yang 80 persen, ada juga yang di bawahnya itu, dibrandy. Ada yang lain seperti minyak kemiri. Sedimennya minyak kemiri itu juga bisa digunakan jadi lulur, bisa juga untuk bersauna.

Srik yang mengaku sudah pernah ke lokasi Produksi di Silimalombu mengatakan, dengan pengalaman panjang itu, tentu tidak ada yang menjadi sampah dari alam. Semua hasil bumi dapat digunakan demi keberlangsungan hidup setiap mahluk.

“Jika kita langsung ke lokasi Produksi di Silimalombu daerah Tomok, suasana lebih sejuk dan asri. Bahkan disana kita diberi pilihan rasa yang beraneka, kita dimanjakan dengan suasana yang penuh dengan kekeluargaan. Menuju lokasi boleh menggunakan jenis Kapal jalur Danau, tidak harus lewat darat,” jelasnya semangat.

Namun, begitupun Srik mengajak untuk datang ke Stan Pemkab Samosir, sebelum ke Silimalombu. “Bagi yang penasaran, boleh datang ke Stan kami di PRSU, ada juga pilihan harga yang terjangkau dengan rasa yang sudah mendunia,” pungkas Srik Hutabarat. (Condrad)

 

FOTO : Penjaga Stan Pemkab Samosir di PRSU Lambok Sigalingging dan Srik Hutabarat, sambil menunjukkan botol Wine Mangga. (dok)

Berita Terkait

70-an Kader Turun Bergerak, Borong dan Yana BW Buktikan Soliditas IPK Medan Sunggal
PC 0202 GM FKPPI Deli Serdang Audensi dengan Bupati, Perkuat Sinergi Dukung Pembangunan Daerah
Menteri Lingkungan Hidup-PTPN IV PalmCo Luncurkan Gerakan Tanam 1,5 Juta Pohon
Bulog Sumut Pastikan Cadangan Beras Aman, 52,17 Juta Kg Disiapkan untuk Bantuan Pangan dan Kondisi Darurat
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Sumut Tingkatkan Penyaluran SPHP Jadi 450 Ton per Hari
Bapas Kelas I Medan Perkuat Sinergi Dengan Kanwil Kemenag Sumut, Bahas Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial
Dituding Penimbunan Tanpa Data, LIPPSU Pastikan Pasokan Pangan Bulog Sumut Aman dan Transparan
HUT RI ke-81, PTPN IV Regional I Beri Penghargaan Masa Pengabdian 813 Karyawan

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:21 WIB

70-an Kader Turun Bergerak, Borong dan Yana BW Buktikan Soliditas IPK Medan Sunggal

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:53 WIB

PC 0202 GM FKPPI Deli Serdang Audensi dengan Bupati, Perkuat Sinergi Dukung Pembangunan Daerah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:38 WIB

Menteri Lingkungan Hidup-PTPN IV PalmCo Luncurkan Gerakan Tanam 1,5 Juta Pohon

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Bulog Sumut Pastikan Cadangan Beras Aman, 52,17 Juta Kg Disiapkan untuk Bantuan Pangan dan Kondisi Darurat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:21 WIB

Jaga Stabilitas Harga, Bulog Sumut Tingkatkan Penyaluran SPHP Jadi 450 Ton per Hari

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:00 WIB

Dituding Penimbunan Tanpa Data, LIPPSU Pastikan Pasokan Pangan Bulog Sumut Aman dan Transparan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:54 WIB

HUT RI ke-81, PTPN IV Regional I Beri Penghargaan Masa Pengabdian 813 Karyawan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Kalapas Sibolga Hadiri Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah

Berita Terbaru