MEDAN –
Keluarga almarhum Bang Iwan menggelar tahlilan dan doa bersama pada malam pertama berpulangnya sang ayahanda, Senin (3/8/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat di rumah duka, Jalan Matahari VII, Blok 6, Lingkungan VII, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia.

Kedua anak almarhum, Aswandi dan Putri, bersama keluarga besar, kerabat, sahabat, serta warga sekitar melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an, zikir, dan doa.
Mereka memohon agar Allah SWT mengampuni segala khilaf almarhum, menerima amal ibadahnya, serta melapangkan dan menerangi alam kuburnya.
Suasana haru menyelimuti pelaksanaan tahlilan. Kehadiran warga menjadi bukti kuatnya kepedulian dan ikatan persaudaraan masyarakat Blok 6 dalam mendampingi keluarga yang sedang berduka.

Bang Iwan meninggal dunia pada Minggu petang setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya. Almarhum mengembuskan napas terakhir pada usia 76 tahun dan meninggalkan dua orang anak, Aswandi dan Putri.
Sebelumnya, jenazah disemayamkan di rumah duka. Sejak kabar kepergiannya tersebar, keluarga, kerabat, sahabat, dan para tetangga berdatangan untuk melayat serta menyampaikan belasungkawa.
Almarhum kemudian disalatkan di Masjid Al Muthadin. Seusai salat jenazah, keluarga bersama warga mengantarkannya menuju tempat peristirahatan terakhir di Taman Pemakaman Umum Malka, Kelambir Lima.
Selamat jalan, Bang Iwan. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kekhilafan almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.
Semoga Aswandi, Putri, dan seluruh keluarga yang ditinggalkan dianugerahi kesabaran, ketabahan, serta keikhlasan.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. (Red)



















