Pimwil Bulog Sumut Sidak Pasar Sukaramai, Isu Kelangkaan Beras SPHP dan Minyakita Terbantahkan

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:21 WIB

504 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN –
Pemimpin Wilayah (Pimwil) Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara, Budi Cahyanto, didampingi Manager Pemasaran Hafizsyah serta Pemimpin Cabang Perum Bulog Kantor Cabang Medan Lutfillah Barus, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pasar Sukaramai Medan guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga komoditas pangan strategis, khususnya Minyakita dan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Selasa (23/06/2026).

Dalam sidak tersebut, rombongan Bulog meninjau sejumlah kios pedagang, berdialog langsung dengan masyarakat dan pedagang, serta melakukan pengecekan terhadap stok maupun harga jual komoditas pangan yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Budi Cahyanto mengatakan, peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari tugas Bulog dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

“Hari ini kami mengecek langsung pasokan dan harga di lapangan. Hal ini perlu dilakukan untuk memastikan kondisi yang sebenarnya. Dan hari ini kita sama-sama melihat bahwa pasokan lancar, stok tersedia, serta Minyakita dijual sesuai dengan ketentuan pemerintah, yakni Rp15.700 per liter,” ujar Budi.

Dari hasil pemantauan di lapangan, pasokan Minyakita dan beras SPHP terpantau lancar.

Minyakita dijual pedagang pada kisaran Rp15.500 hingga Rp15.700 per liter, sedangkan beras SPHP dijual sekitar Rp62.500 per kemasan 5 kilogram, masih berada di bawah harga maksimal yang ditetapkan pemerintah.

Menurut Budi, Bulog tidak hanya menyalurkan Minyakita dan beras SPHP melalui pasar SP2KP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), tetapi juga menjangkau berbagai pasar tradisional lainnya melalui jaringan pengecer resmi Bulog.

“Bulog tidak hanya ada di pasar SP2KP. Di pasar-pasar tradisional lainnya juga kami pastikan terdapat pengecer resmi Bulog yang menjual Minyakita dan beras SPHP sesuai ketentuan pemerintah. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” katanya.

Saat berdialog dengan para pedagang, Budi mengaku belum menerima keluhan terkait ketersediaan barang. Namun, terdapat masukan dari pedagang mengenai kendala uang kembalian karena harga Minyakita ditetapkan maksimal Rp15.700 per liter.

“Sementara ini belum ada keluhan mengenai stok. Yang ada hanya persoalan teknis terkait uang kembalian karena harga jualnya Rp15.700. Namun secara umum distribusi berjalan lancar,” ujarnya.

Para pedagang juga menyampaikan apresiasi kepada Bulog atas kelancaran pasokan yang mereka terima selama ini.

Mereka mengaku stok Minyakita dan beras SPHP tersedia dalam jumlah cukup sehingga memudahkan mereka melayani kebutuhan masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada Bulog karena pasokan Minyakita dan beras SPHP lancar. Barang selalu tersedia dan harga juga stabil sehingga masyarakat mudah mendapatkannya,” ujar Pak Naibaho, salah seorang pedagang.

Budi kemudian mengimbau masyarakat agar lebih cermat saat membeli kebutuhan pokok di pasar rakyat maupun pasar tradisional.

“Saya mengimbau masyarakat, ketika datang ke pasar tradisional, pastikan membeli Minyakita dengan harga Rp15.700 per liter.

Jika menemukan harga yang melebihi ketentuan tersebut, sebaiknya jangan dibeli. Tanyakan terlebih dahulu apakah pedagang tersebut merupakan pengecer Bulog. Jika pengecer resmi Bulog, maka pasti menjual sesuai ketentuan pemerintah,” tegasnya.

Terkait isu kelangkaan beras SPHP yang sempat beredar, Budi menegaskan bahwa kondisi di lapangan menunjukkan sebaliknya. Berdasarkan hasil pengecekan langsung, stok tersedia dan distribusi berjalan normal.

“Kalau untuk SPHP, teman-teman bisa melihat sendiri. Semua pedagang yang bermitra dengan Bulog memiliki stok. Jadi isu kelangkaan itu mudah-mudahan hari ini terbantahkan karena beras tersedia dan distribusinya lancar. Wartawan juga bisa mengecek langsung ke lapangan,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa tugas Bulog bukan hanya menjaga stabilitas harga melalui program SPHP, tetapi juga menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Bulog memiliki tugas menjaga harga dan ketersediaan pangan masyarakat. Selain SPHP, kami juga menjalankan program bantuan pangan berupa beras dan Minyakita yang disalurkan langsung kepada masyarakat penerima manfaat melalui kelurahan-kelurahan.

Namun untuk intervensi pasar secara langsung, salah satunya melalui program SPHP yang saat ini berjalan lancar,” jelasnya.

Budi memastikan stok pangan yang dikelola Bulog Sumatera Utara dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Untuk stok saat ini sangat aman. Beras yang tersedia sekitar 56 ribu ton, sedangkan Minyakita mencapai sekitar 700 ribu liter. Pasokan dari produsen juga lancar dan terus kami distribusikan kepada para pengecer. Jadi tidak ada masalah baik untuk beras maupun Minyakita,” pungkasnya.

Melalui sidak ersebut, Bulog Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat, sekaligus mendukung program pemerintah dalam pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan nasional.(AVID)

Berita Terkait

Pegiat Sosial : Jangan Biarkan Narasi Tanpa Fakta Bungkam Pers dan LSM yang Kritis di Lebak
Ketua Satgas GM FKPPI Sumut Dedi Rizaldi: Selamat Jalan Ibu Saormian Br. Nababan, Semoga Mendapat Tempat Terbaik
Gita Aliska Puspa Kirana Akhiri Masa Lajang, Menjemput Bahagia Bersama Muhammad Jaan Bin Yahya
Rutan Kelas I Medan Perkuat Sinergitas Bersama Polsek Medan Helvetia dan Koramil 06 Medan Sunggal
70-an Kader Turun Bergerak, Borong dan Yana BW Buktikan Soliditas IPK Medan Sunggal
PC 0202 GM FKPPI Deli Serdang Audensi dengan Bupati, Perkuat Sinergi Dukung Pembangunan Daerah
Menteri Lingkungan Hidup-PTPN IV PalmCo Luncurkan Gerakan Tanam 1,5 Juta Pohon
Bulog Sumut Pastikan Cadangan Beras Aman, 52,17 Juta Kg Disiapkan untuk Bantuan Pangan dan Kondisi Darurat

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Pegiat Sosial : Jangan Biarkan Narasi Tanpa Fakta Bungkam Pers dan LSM yang Kritis di Lebak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Ketua Satgas GM FKPPI Sumut Dedi Rizaldi: Selamat Jalan Ibu Saormian Br. Nababan, Semoga Mendapat Tempat Terbaik

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Gita Aliska Puspa Kirana Akhiri Masa Lajang, Menjemput Bahagia Bersama Muhammad Jaan Bin Yahya

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Rutan Kelas I Medan Perkuat Sinergitas Bersama Polsek Medan Helvetia dan Koramil 06 Medan Sunggal

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:21 WIB

70-an Kader Turun Bergerak, Borong dan Yana BW Buktikan Soliditas IPK Medan Sunggal

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:38 WIB

Menteri Lingkungan Hidup-PTPN IV PalmCo Luncurkan Gerakan Tanam 1,5 Juta Pohon

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:53 WIB

Bulog Sumut Pastikan Cadangan Beras Aman, 52,17 Juta Kg Disiapkan untuk Bantuan Pangan dan Kondisi Darurat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:21 WIB

Jaga Stabilitas Harga, Bulog Sumut Tingkatkan Penyaluran SPHP Jadi 450 Ton per Hari

Berita Terbaru